SANTAPAN HARIAN KELUARGA, SENIN, 28 Oktober 2024, Dua Syarat Utama Sukses Membangun Rumah Tuhan
Pekerjaan Pembangunan Gereja Elefantin, Doc. Dkn. Veky Noya
#santapanhariankeluargaedisi28oktober2024,
Saudara-saudari
yang dikasihi dalam Tuhan Yesus …….!
Sesuai
dengan tema pemberitaan bulan : Meningkatkan Relasi Antar Sesama untuk
Kesejahteraan, dan tema mingguan Relasi
Antar Sesama untuk Kesejahteraan, maka beta beri judul renungan ini : Dua
Syarat Utama Sukses Membangun Rumah Tuhan.
Saudara-saudari
yang dikasihi dalam Tuhan Yesus……!
Kalau
melihat realitas jemaat kita yang baru baru saja menjadi jemaat mandiri, kita
sedang berada pada berbagai aktifitas Pembangunan. Ada Pembangunan fisik
seperti Pembangunan Gedung Gereja, Gedung Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil.
Ada juga Pembangunan non-fisik atau pembangunan mental,
moral dan spiritual.
Tentu saja kita ingin pekerjaan Pembangunan ini berjalan lancar hingga sukses. Akan tetapi
tidak semua pembangunan itu dapat
berjalan sebagaimana yang diharapkan. Mengapa?
Karena
selalu saja ada hal-hal yang menjadi hambatan atau ada saja orang-orang, baik
dari dalam Persekutuan maupun dari luar Persekutuan yang menjadi penghambat.
Bila
kita membaca Erza pasal 5, mulai dari ayat 1 sampai dengan pasal 6 ayat 12,
maka kita akan menemukan bahwa pada awal dilaksanakannya Pembangunan Kembali
Rumah Tuhan oleh Zerubabel dan Yesua, didampingi dan dibantu oleh nabi Hagai
dan Zakaria serta tua-tua bangsa Yahudi, datanglah Tatnai, bupati sebelah barat
Sungai Efrat dan rekan-rekannya dengan maksud menghambat dan menghentikan
pekerjaan pembangunan. Akan tetapi atas pertolongan Allah, kabar itu diketahui
oleh Darius. Allah menuntun Darius untuk menemukan perintah Pembangunan Kembali
Rumah Tuhan oleh Nebukadnezer dan memerintahkan agar Pembangunan itu terus
dilakukan dan memberi jaminan keamanan yaitu hukuman terhadap siapapun yang
menghalangi dan menghentikan pekerjaan. Dikisahkan, pekerjaan Pembangunan rumah
Tuhan itu akhirnya di selesaikan.
Saudara-saudari
yang dikasihi dalam Tuhan Yesus……!
Jika
kita mempehatikan dengan seksama bacaan kita maka kita akan menemukan 2 syarat
utama keberhasilan Pembangunan. Syarat-syarat itu antara lain:
1. Pembangunan
Rumah Tuhan dapat diselesaikan karena dilakukan dengan seksama sesuai perintah.
Perintah adalah permintaan, suruhan, aba-aba atau
aturan dari pihak atas yang harus dilakukan. Dan dalam bacaan kita, kita
menemukan ada perintah yang dikeluarkan oleh para Raja Persia, yaitu Koresh,
Darius dan Artahsasta dan perintah yang berasal dari Allah.
Perintah diberikan untuk menjadi arah, pentunjuk dan
menjamin setiap pekerjaan Pembangunan. Perintah biasanya diberikan dalam bentuk
lisan dan juga tulisan dan diberikan
untuk menguraikan bagaimana sebuah pekerjaan Pembangunan itu dilakukan atau
diberikan untuk menjamin bilamana ada yang menghambat. Ketika Tatnai dan
rekan-rekannya mendengar perintah Raja Darius untuk menjauhkan diri dan
membiarkan para pekerja terus bekerja serta memenuhi kebutuhan pekerjaan dan para
pekerja termasuk kebutuhan peribadahan mereka bahkan perintah untuk menyiapkan
hukuman bagi yang melanggar (ayat 6 – 11) maka mereka melakukan perintah itu
dengan seksama yaitu dengan cermat, teliti, tepat dan benar.
Selain perintah Darius yang jadi pedoman, faktor
paling menentukan keberhasilan Pembangunan rumah Tuhan adalah lakukan menurut
perintah Allah. Perintah Allah harus jadi pedoman utama di dalam setiap
pekerjaan bahkan hidup kita. Kita
melakukan apa yang Allah perintahkan dan Allah akan melakukan bagian Allah di
dalam setiap pekerjaan kita. Bila pekerjaan kita tidak dapat lakukan karena
berbagai sebab, maka Allah akan buka jalan, Allah akan pakai siapa saja untuk
menolong kita bekerja dan Allah bisa pakai siapa saja untuk menjamin kerja dan
menjamin hidup kita. Maka penting sekali bagi kita untuk mendengarkan dan
melakukan dengan setia dan taat segala perintahNya. Ulangan 28 : 1 katakan: “Jika
engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia
segala perintahNya ............ maka engkau akan ........ Yang setia dan
taat terhadap segala perintah, kata Ulangan ia akan diangkat, ditolong,
dipelihara, dimuliakan dan diberkati
dengan berbagai berkat yang telah disediakan Allah.
Dari sini, kita
menemukan bahwa, mendengar dan melakukan perintah itu kunci keberhasilan
apalagi mendengarkan dan melakukan dengan setia dan taat perintah Tuhan.
Tuhan bisa pakai
siapa saja untuk menolong kita melakukan apapun pekerjaan Pembangunan Rumah
Tuhan. Bahkan Tuhan bisa pakai orang lain yang “berpunya” untuk menolong
kita melakukan pekerjaan Pembangunan rumah Tuhan bila ternyata pekerjaan itu
tidak mudah kita lakukan karena berbagai sebab. Bahkan Tuhan bisa pakai orang
yang menentang dan memusuhi kita untuk menyelesaikan pekerjaan yang kita
lakukan.
2. Pembangunan
Rumah Tuhan dapat diselesaikan jika dilakukan Bersama-sama.
Faktor berikut penentu keberhasilan Pembangunan rumah
Tuhan adalah kerja bersama-sama. Bersama itu tidak mudah. karena perbedaan
adalah realitas hidup. Tapi dalam
setiap orang yang berbeda itu Allah taruh potensi diri untuk saling melengkapi.
Potensi itu ada pada diri kita dan ada pada diri orang lain. Potensi itu harus
disatupadukan untuk menunjang pekerjaan pembangunan. Darius sebagai raja.
Tatnai sebagai bupati dan rekan-rekannya
dengan berbagai sumber daya yang dimiliki, tua-tua bangsa Yahudi dan para nabi
sebagai pemimpin dan panutan umat dan berbagai potensi umat lainnya ketika
digerakkan bersama maka potensi yang berbeda itu menjadi kekuatan penggerak
untuk menyelesaikan pembangunan rumah Tuhan. Rumah Tuhan akhirnya berhasil
diselesaikan dengan dua cara itu.
Karena itu, sauadra-saudari yang dikasihi dalam Tuhan
Yesus...... marilah kita jalani kehidupan ini dengan ingat serta pedomani
firman ini bahwa:
Apapun pekerjaan yang sedang kita lakukan terlebih khusus
pembangunan rumah Tuhan,
1. Lakukanlah
semuanya sesuai dengan perintah; baik perintah Tuhan maupun berbagai perintah
dan berbagai aturan lainnya.
2. Lakukanlah bersama-sama sesuai potensi diri kita. Tuhan akan memberkati dan
kita akan dibuatNya berhasil.
