SANTAPAN HARIAN KELUARGA, SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 : AMSAL 4 : 1 - 4

ADMIN MEDIA CENTER Berita Jemaat GPM Passo 02 September 2024 492 kali SANTAPAN HARIAN KELUARGA, SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 : AMSAL 4 : 1 - 4

#shkgpmedisi02september2024, Amsal 4 : 1 - 4  -  DIDIK ANAKMU AGAR JANGAN MENINGGALKAN HIKMAT

Hidup yang berkualitas pertama-tama harus dimulai dari dalam keluarga. Mengapa dari dalam keluarga? Sebab keluarga merupakan tempat pertama seorang anak dididik dan dibina. Maka peran keluarga menjadi penting. Peran yang dimaksud adalah peran orangtua, peran papa dan mama. Papa dan Mama harus terus berperan untuk mendidik dan membina anak-anak karena itulah tanggungjawab yang Tuhan berikan. Tanggungjawab untuk mendidik, untuk mengajar, untuk memberikan ilmu dan berbagai petunjuk yang baik bagaimana menjalani hari-hari hidup sebagai orang beriman. Demikian juga anak-anak. Anak-anak harus mendengar, memperhatikan dan berpegang pada setiap didikan yang baik sebab hanya dengan begitu mereka akan memperoleh pengertin dan kepandaian sehingga anak-anak tumbuh menjadi anak-anak yang berkualitas. 

Dalam bacaan ini, Pengamsal mengajarkan agar umat mencari dan menemukan hikmat, pengetahuan dan kepandaian. Sumber hikmat adalah Tuhan dan dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Belajar dari firman hari ini, kita dituntut sebagai keluarga Kristen untuk melihat dan melaksanakan peran sebagai orangtua untuk menanamkan budi pekerti, tata krama, pembentukan etik, moral dan karakter yang baik kepada anak-anak. Walaupun ditengah kesibukan, luangkanlah waktu untuk mendampingi dan mendidik anak-anak. Kalau tidak, kita akan kehilangan generasi yang bekualitas. Sebagai anak-anak, jadilah anak-anak yang dengar-dengaran. Dengarlah setiap nasehat, didikan dan ajaran dari orangtuamu. Dengarkanlah saat mereka mengajarkanmu dengan mulut mereka dan dengan hidup mereka tentang hidup takut akan Tuhan. Dan, milikilah roh takut akan Tuhan, sebab takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Patuh dan hormatilah orangtua, sebab anak-anak yang patuh pada didikan orangtua, masa depannya berbahagia.