SANTAPAN HARIAN KELUARGA, MINGGU, 20 Oktober 2024, 1 Raja-raja 10 : 1 - 13, Hikmat Allah: Dasar Membangun Kerjasama.
#santapan_harian_edisi_20oktober2024,
Tema pemberitaan minggu ini adalah “Hikmat
Allah menjadi Dasar Membangun Kerjasama”
Hikmat menurut alkitab adalah kepintaran untuk
mencapai hasil dan menyusun rencana yang benar.
Hikmat Allah adalah hikmat yang berasal dari Allah.
Jadi kalau Alkitab artikan hikmat sebagai kepintaran untuk mencapai hasil dan
Menyusun rencana yang benar maka kepintaran seperti adalah yang berasal dari
Allah. Allah yang memberikannya. Orang yang memiliki hikmat yang berasal dari
Allah itu adalah orang yang selalu bawa damai atau hadirkan damai, orang yang
ramah walaupun orang lain tidak ramah, orang yang penurut, penuh belas kasihan,
tidak memihak dan tidak munafik. Orang yang memiliki Hikmat seperti itu akan
berelasi dengan baik dengan orang lain. Mereka bahkan tidak kesulitan untuk
membangun Kerjasama. Bahkan orang-orang yang memiliki hikmat seperti itu akan
menjadi daya Tarik bagi orang lain untuk bangun Kerjasama. Mereka bahkan akan
menjadi role model. Perhatikan saja kisah kunjungan ratu Syeba dalam bacaan
tadi.
Mengapa ratu Syeba tertarik mengunjungi Salomo
dengan Kerajaannya bahkan pada akhirnya memberikan banyak barang berharga bagi
Salomo?
Alasannya karena ratu mendengar
tentang hikmat yang dimiliki Salomo.
Ratu mendengar dan menjadi
penasaran. Maka dari jauh ia datang untuk menguji kebijaksanaan Salomo dan
menyaksikan kebesaran dan kejayaannya. Ia sangat kagum dengan hikmat yang dimiliki Salomo dan bagaimana Allah
telah memberkati keluarganya sehingga mereka penuh kasih, rasa hormat, ramah
dan disiplin dalam beragama (Band. Ayat 4-5). Pelayanan Salomo kepada Ratu
Syeba ini telah membangun kerjasama yang harmoni dari kedua belah pihak
sehingga ratu Syeba memberikan bantuan bagi pembangunan Bait Allah dan Istana
Raja (ay.10-12)
Dengar tentang hikmat yang
dimiliki saja membuat orang begitu penasaran untuk melihat keadaan yang
sesungguhnya dan menjadi jembatan untuk terbangunnya kerjasama.
Setelah melihat bagaimana hikmat
itu melalui cara hidup membuat orang lain akan menyadari betapa bahagianya
orang-orang di sekeliling orang yang diberikan hikmat oleh Allah. Bahkan akan membuat orang lain untuk memuji Allah
yang telah memberikan hikmat itu.
Itu berarti bagi orang beriman
melalui bacaan ini, kita diberitahu bahwa kunci utama orang mau bangun relasi
atau kerjasama dengan kita adalah karena mereka dengar dan mereka tahu bahwa
kita memiliki hikmat yang berasal dari Allah. Itu akan sangat kelihatan melalui
dari cara katong berpikir, berkata, bertindak dan berelasi.
Karena itu usahakanlah untuk
memiliki hikmat yang berasal dari Allah.
Teruslah memohon hikmat dari
Allah dan gunakanlah hikmat dari Allah itu untuk membangun kerjasama yang baik
dengan semua orang.
Berbahagialah mereka yang mendapat hikmat, Sama seperti kata Amsal 3 : 13, berbahagialah orang yang mendapat hikmat. Maka Betapa berbahagianya kita yang memiliki hikmat yang berasal dari Allah.
Doa : Ajari kami Tuhan untuk memahami, meyakini dan menghidupi hikmat yang dari padaMu dalam hidup kami. Amin.
