KEMITRAAN JEMAAT, Wujud Jaga dan Pelihara Relasi.
Kebaktian Kemitraan Jemaat, Rabu, 16 Oktober 2024, Doc: Pnt. Yeswi Rieuwpassa
Kemitraan Jemaat,
Hari rabu, 16 Oktober 2024, bertempat di gereja Sumber Kasih dilaksanakan kemitraan tingkat jemaat. Hadir dalam kegiatan ini perutusan wadah pelayanan laki-laki dan perempuan dari tiap sektor pelayanan dalam jemaat. Kegiatan kemitraan ini dilaksanakan dalam bentuk kebaktian kemitraan yang dipimpin oleh Pdt. Ny. G. M. Masrikat/P dan di dukung dengan persembahan pujian dari solo dan Paduan Suara.
Dalam khotbahnya yang berdasar pada Galatia 2 : 15 - 21
dengan tema mingguan Relasi Gereja yang Saling Menerima dan
Menghormati, Pdt. Ny. G. M. Masrikat/P menekankan tentang pentingnya
membangun relasi. Bahwa relasi itu prinsip hidup bersama yang harmonis.
Tentang relasi yang berdasar pada bacaan alkitab dan tema
mingguan, Pdt. Ny. G. M Masrikat/P menyampaikan bahwa dalam hidup bersama,
prinsip untuk hidup yang harmonis adalah bangun relasi. Kita boleh memiliki apa
saja tetapi kalau tidak berelasi maka hidup kita tidak berarti apa-apa.
Menurutnya, banyak keluarga hancur karena relasi dalam keluarga tidak baik.
Banyak karyawan yang PHK juga karena relasi dalam lingkungan kerja yang
berjalan tidak baik. Maka relasi itu penting tetapi yang utama adalah relasi Tuhan
karena hidup kita tergantung pada Tuhan dan bila relasi kita dengan Tuhan baik
maka baik juga relasi kita dengan sesama dan lingkungan.
Menurut Pdt. Ny. G. M. Masarikat/P, ada dua hal yang Paulus
jelaskan kepada jemaat di Galatia dan juga kepada kita, yaitu :
1.
2. Paulus gambarkan hidupnya ketika berjumpa dengan Yesus. Sebelum berjumpa dengan Yesus ia hidup mengikuti kemauan dagingnya. Tetapi saat berjumpa dengan Yesus, hidupnya diubahkan, berubah dari sebelumnya.
Demikian juga hidup kita. Kita adalah milik Tuhan karena karena kita telah diselamatkan olehNya. Oleh karena itu kita harus jalani hidup kita dengan iman dan kebenaran, hidup dalam kepasrahan dan ketaatan kepada kehendaknya dan hidup dalam relasi yang saling menghidupkan dengan sesama. Kita harus pertahankan iman kita di hadapan Tuhan. pertahankan kualitas iman kita dan selalu bersyukur kepada Tuhan apapun realitas hidup ini.
Sesungguhnya relasi kita dengan Tuhan sangat penting karena relasi kita dengan Tuhan itu sangat menentukan relasi kita dengan sesama dan berdampak dan menjadi berkat bagi banyak orang, tegasnya.
