KEMITRAAN JEMAAT, Wujud Jaga dan Pelihara Relasi.

ADMIN MEDIA CENTER Berita Jemaat GPM Passo 19 Oktober 2024 299 kali KEMITRAAN JEMAAT, Wujud Jaga dan Pelihara Relasi. Kebaktian Kemitraan Jemaat, Rabu, 16 Oktober 2024, Doc: Pnt. Yeswi Rieuwpassa

Kemitraan Jemaat,

Hari rabu, 16 Oktober 2024, bertempat di gereja Sumber Kasih dilaksanakan kemitraan tingkat jemaat. Hadir dalam kegiatan ini perutusan wadah pelayanan laki-laki dan perempuan dari tiap sektor pelayanan dalam jemaat. Kegiatan kemitraan ini dilaksanakan dalam bentuk kebaktian kemitraan yang dipimpin oleh Pdt. Ny. G. M. Masrikat/P dan di dukung dengan persembahan pujian dari solo dan Paduan Suara.

Dalam khotbahnya yang berdasar pada Galatia 2 : 15 - 21 dengan tema mingguan Relasi Gereja yang Saling Menerima dan Menghormati, Pdt. Ny. G. M. Masrikat/P menekankan tentang pentingnya membangun relasi. Bahwa relasi itu prinsip hidup bersama yang harmonis.

Tentang relasi yang berdasar pada bacaan alkitab dan tema mingguan, Pdt. Ny. G. M Masrikat/P menyampaikan bahwa dalam hidup bersama, prinsip untuk hidup yang harmonis adalah bangun relasi. Kita boleh memiliki apa saja tetapi kalau tidak berelasi maka hidup kita tidak berarti apa-apa. Menurutnya, banyak keluarga hancur karena relasi dalam keluarga tidak baik. Banyak karyawan yang PHK juga karena relasi dalam lingkungan kerja yang berjalan tidak baik. Maka relasi itu penting tetapi yang utama adalah relasi Tuhan karena hidup kita tergantung pada Tuhan dan bila relasi kita dengan Tuhan baik maka baik juga relasi kita dengan sesama dan lingkungan.

Menurut Pdt. Ny. G. M. Masarikat/P, ada dua hal yang Paulus jelaskan kepada jemaat di Galatia dan juga kepada kita, yaitu :

1. Menyangkut hukum taurat. keselamatan bukan karena melakukan hukum taurat. Kita dibenarkan hanya karena kasih karunia Tuhan bukan karena ketaatan melakukan hukum taurat. Maka keselamatan dari Yesus adalah anugerah. Artinya bukan karena perbuatan baik kita, kita diselamatkan tapi keselamatan itu anugerah Tuhan dan  perbuatan baik adalah cara kita meresponi anugerah yang Tuhan  berikan.

2. Paulus gambarkan hidupnya ketika berjumpa dengan Yesus. Sebelum berjumpa dengan  Yesus ia hidup mengikuti kemauan dagingnya. Tetapi saat berjumpa dengan Yesus, hidupnya diubahkan, berubah dari sebelumnya.

Demikian juga hidup kita. Kita adalah milik Tuhan karena karena kita telah diselamatkan olehNya. Oleh karena itu kita harus jalani hidup kita dengan iman  dan kebenaran, hidup dalam kepasrahan dan ketaatan kepada kehendaknya dan hidup dalam relasi yang saling menghidupkan dengan sesama. Kita harus pertahankan iman  kita di hadapan Tuhan. pertahankan kualitas iman kita dan selalu bersyukur kepada Tuhan apapun realitas hidup ini.

Sesungguhnya relasi kita dengan Tuhan sangat penting karena relasi kita dengan Tuhan itu sangat menentukan  relasi kita dengan sesama dan berdampak dan menjadi berkat bagi banyak orang, tegasnya.