50 HARI BANGUN GEREJA DARURAT

ADMIN MEDIA CENTER Berita Jemaat GPM Passo 15 Agustus 2024 398 kali 50 HARI BANGUN GEREJA DARURAT Aktifitas Pembangunan Gereja Darurat oleh Penatua Yeswi Rieuwpassa

PANITIA RENOVASI GEDUNG GEREJA CHRISTY NATALIA JEMAAT GPM SUMBER KASIH - 50 HARI MEMBANGUN GEREJA DARURAT

Sejak Panitia dilantik, 24 September 2023, dengan tugas untuk melakukan renovasi Gedung Gereja Christy Natalia, maka hingga kini, 14 Agustus 2024, Panitia yang berjumlah 29 orang dan diketua oleh Bapak Samuel F. Tuhumury atau yang biasa dipanggil Bapa Edi, telah melakukan berbagai aktifitas ke arah renovasi. Salah satu aktivitas yang paling vital adalah penyiapan Gedung Gereja Darurat sebagai tempat kebaktian sementara bilamana pekerjaan renovasi berlangsung.

Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun melalui wawancara yang dilakukan oleh Penatua Yeswi Rieuwpassa (Sekretaris Sub Seksi Pengelolaan Informasi dan juga Majelis Pendamping Unit 2 Sektor Elshadday, sekaligus Penasehat Panitia) semalam (14 Agustus 2024) dengan Ketua Panitia: Bapa Edi tentang Pembangunan Gereja Darurat ini maka Bapa Edi menyampaikan beberapa point penting antara lain : 

1. Sebelum pekerjaan dilakukan, ada pergumulan persiapan pekerjaan pembangunan dan pergumulan dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Sumber Kasih, Pdt. Ny. G. M. Masrikat/P. Setelah pergumulan itu maka,

2. Pada tanggal 8 Maret 2024 diletakkan batu pertama Gedung Gereja Sementara Gereja Christy Natalia oleh Ketua Majelis Jemaat bersama dengan Panitia sekaligus pemasangan boplang untuk pembuatan pondasi gedung gereja sementara. Setelah itu pekerjaan dilakukan oleh para tukang bersama jemaat dan panitia hingga kini. Sejak awal pekerjaan ini dilakukan hari jumat dan sabtu.

3. Sampai dengan rabu, 14 Agustus 2024, hari dimana pekerjaan pemasangan dan cor tiang lonceng, pekerjaan ini telah berlangsung kurang lebih 50 hari kerja.

4. Syukur kepada Allah sebab selama pekerjaan berlangsung tidak ada halangan yang mengganggu jalannya pekerjaan hanya cuaca (hujan beberapa waktu lalu) yang membuat pekerjaan sedikit tersendat. Hingga kini, biaya yang telah dikeluarkan bagi pekerjaaan sebanyak Rp. 106.361.500,-  ditambah dengan sumbangan dari donatur berupa bahan-bahan bangunan seperti semen dan pasir. 

Pekerjaan ini masih akan terus dilakukan hingga rampung sehingga digunakan sebagai tempat kebaktian sementara. Maka panitia menyampaikan banyak terima kasih atas berbagai topangan, bantuan, dukungan berupa tenaga, materi maupun doa. Sambil mohon maaf, Panitia mengharapkan agar spirit untuk membantu baik dana maupun berbagai partisipasi lainnya dari pribadi, jemaat maupun berbagai pihak yang tidak mengikat, atas kerja keras dan usaha untuk mengumpulkan dana tetap terus diberikan bagi Panitia yang setelah pembangunan Gereja Darurat ini akan melanjutkan pekerjaan Renovasi gereja Christy. Sumbangan Bapak dan Ibu dan berbagai pihak, sangat berarti bagi pekerjaan Panitia selanjutnya. Doa kami, Tuhan Yesus Memberkati. (PntYeswiRiuewpassa)